MEDUTAINMENT (artikel u/ SINDO, terbit Oktober 2007

November 20th, 2007 by ayank-dhj

MENGASAH KEPRIBADIAN ANAK MELALUI KEGIATAN MAKAN

Makan merupakan salah satu
kebutuhan penting bagi setiap manusia. Tidak terkecuali bagi anak-anak kita
yang akan tumbuh dan berkembang menjadi dewasa. Kegiatan makan yang dilakukan
dengan cara yang menyenangkan akan berpengaruh pada kualitas kepribadian anak
termasuk aspek kecerdasan, kepribadian , emosional ataupun sosial. Kegiatan
makan yang dapat berpengaruh pada kualitas pribadi mereka mulai berlangsung
ketika seorang anak mulai mengkonsumsi makanan padat pertama mereka kira-kira
usia 6 sampai 9 bulan sampai mereka berada pada masa sekolah. Untuk mengulasnya
lebih mendalam anda perlu menyimak beberapa hal yang berhubungan dengan kegiatan
makan dan perkembangan anak. 
Persiapan makan

- Menjaga kebersihan bahan makanan dan alat-alat masak
yang akan digunakan. Kualitas makanan yang baik sangat erat hubungannya dengan
kebersihan. Selain itu cara pengolahan makanan yang tepat dan syarat akan gizi
perlu dipertimbangan dengan baik sehingga asupan gizi yang diterima anak akan
optimal.

- Meluangkan waktu khusus untuk menyiapkan makananan.
Sehingga tidak terburu-buru karena ada pekerjaan lain yang harus dikerjakan
oleh ibu.

- Menyiapkan perangkat makan anak yang menarik, karena
hal ini akan menggugah selera makan anak. Misalnya untuk sarapan pagi, ibu
menyiapkan perangkat makan berwarna merah, makan siang dengan perangkat makan
berwatna kuning dan makan malam menggunakan perangkat makan hijau

- Pastikan anak dalam keadaan nyaman ketika akan memulai
aktivitas makan. Hal ini dapat dilihat melalui ekpresi wajah dan gerak tubuh
anak. Jika ia merasa tidak nyaman sebaiknya tunggu beberapa saat misalnya
dengang mengajaknya bermain.

- mengajarkan anak berdoa sebelum memulai makan walaupun
anak tampak belum memahami

- Siapkan kursi makan khusus untuk anak anda. Jika belum
mampu untuk duduk sendiri, maka siapkan kursi makan yang rendah. Namun jika
sudah dapat duduk tanpa dibantu, maka kursi makan tinggi sudah dapat digunakan
untuk anak anda.

 

Tingkah laku yang
dibentuk melalui kegiatan makan

 Disiplin.

Kegiatan makan dapat melatih anak untuk belajar disiplin
karena dengan makan anak dituntut untuk bisa beradaptasi dengna pola rutinitas
yang teratur misalnya sarapan pagi pukul 7 pagi, makan siang pukul 12 dan makan
malam pukul 6. Selain paham akan pola makan sehari-hari, makan juga dapat
mendisiplinkan anak karena anak dilatih untuk bisa duduk selama kegiatan makan.

 Melatih Mandiri.

Kegiatan makan juga melatih anak
untuk belajar mandiri. Caranya dengan memberikan kesempatan anak untuk belajar
makan sendiri. Di usia sekitar 8 bulan, anak sudah dapat mengkoordinasikan jari
jemarinya untuk memegang suatu benda. Untuk itu berikan kesempatannya padanya
untuk memegang alat makan seperti sendok plastic atau memegang makan kecil (food finger). JIka usianya lebih
matang, ajarkan anak untuk memegang sendok dan garpu dengan tepat. Berikan alas
plastik pada meja makannya sehingga anda tidak perlu repot untuk mengumpulkan
sisa makanan yang jatuh atau tumpah karena  takut mengotori rumah.

 

Melatih Anak untuk bersyukur.

Kegiatan makan yang diawali
dengan berdoa akan sangat bermanfaat bagi perkembangan mental dan emosional
anak. Anak dilatih untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuhan YME atas
pemberiannya berupa makanan

 Merangsang Kecerdasan.

Kegiatan makan juga dapat melatih
kemampuan anak dalam bidang intelektual. Ibu perlu lebih aktif dalam
mengenalkan makanan pada anak, misalnya membuat variasi menu yang beragam
sehingga anak dapat membedakan rasa. Peralatan makan yang berwarna-warni juga
dapat merangsang kemampuan visual anak dan kemampuan memahami warna.

 

Melatih Kebersamaan.

Upayakan agar anda membuat acara
makan menjadi suatu kesempatan yang dapat mengumpulkan semua anggota keluarga
anda. Sebab anak anda akan belajar mengenai kebersamaan dan saling berbagi
dengan anggota keluarga lainnya. Misalnya sarapan pagi atau makan malam bersama
anngota keluaga

 

Kehilangan Nafsu
Makan karena Gangguan Psikologis

 Hilangnya nafsu makan pada anak
dapat disebabkan karena adanya gangguan psikologis. Beberapa diantara problem
perilaku yang muncul adalah sikap negatifisme atau melawan, rewel  karena mencari perhatian orangtua, agresif,
tidak bahagia dan lain-lain. Umumnya perilaku ini muncul karena ada perasaan
diabaikan oleh orangtua karena sibuk bekerja atau tidak menyempatkan diri hadir
pada saat kegiatan  makan mereka.

Hubungan antara anggota keluarga
yang tidak harmonis misalnya antara ayah dan ibu, orangtua dengan anak ataupun
antara anak dengan anggota keluarga lainnya juga dapat mempengaruhi
perkembangan psikologis anak. Akibatnya anak merasa tidak nyaman, cemas,
ketakutan, sedih ataupun tidak bahagia sehingga menarik diri uhntuk melakukan
aktivitas rutinnya termasuk kegiatan makan.

Sikap ayah dan ibu yang kurang konsisten
juga dapat menyebkan hilangnya nafsu makan pada anak misalnya pertengkaran
orangtua, memberikan perhatian yang berlebihan, sifat orangtua yang pemarah dan
kurangnya perhatian orangtua.

 Tips Bagi Ibu untuk Menciptakan Kegiatan Makan Yang Menyenangkan

- Pastikan kondisi anda dan anak dalam kondisi nyaman
sehingga interaksi antara kedunya terjalin hangat dan anak pun bisa menerima
asupan makanan dengan optimal.

- Hindari untuk membawa anak anda makan sambil
berjalan-jalan terutama jika anda mengajaknya ke luar rumah. Hal ini perlu
dihindai karena anak anda akan belajar untuk tidak disiplin ketika makan.
Selain itu, memberikan makan di luar rumah dapat menyebabkan masuknya kotoran
seperti debu, pasir dll yang akan menyebabkan gangguan pada pencernaan.

- Siapkan perangkat makan anak yang menarik karena akan
menggugah selera makan anak anda.

- Berikan menu makanan yang variatif dan sajikan makanan
dengan berbagai macam bentuk menarik misalnya bentuk wajah, bintang, bulan atau
kendaraan sehingga anak anda tidak akan bosan melakukan kegiatan makan.

- Siapkan kursi khusus bagi anak anda sehingga anda tidak
perlu repot untuk menggendongnya setiap kali makan. Pengecualian dapat anda
lakukan ketika anak anda sedang sakit, perlakukan ia lebih khusus sehingga
kegiatan makannya tetap berjalan dengan baik.

- Siapkan mainan atau kegiatan yang disukai anak anda misalnya
mengisi botol plastic dengan kerikil sehingga dapat mengeluarkan bunyi-bunyian,
bermain boneka tangan, mendengarkan lagu-lagu anak dan lain-lain

- Jika anda adalah orangtua yang sibuk bekerja maka
sempatkan diri untuk memberikan perhatian padanya melalui telepon ketika jam
makan.. Untuk anak yang lebih dewasa, anda bisa membuatkan catatan kecil yang
anda selipkan pada bekal sekolahnya misalnya ‘selamat makan sayang, tetap
semangat belajarnya’. Sikap ini akan membuat anak merasa tetap diperhatikan
walaupun kedua orangtuanya sibuk bekerja.

- Hindari memaksa anak untuk menghabiskan makanannya
sebab hal ini akan menimbulkan trauma dan akan berpengaruh pada perkembangan
pribadi anak. Anda harus menyadari bahwa kapasitas lambung anak lebih kecil
dari orang dewasa sehingga volume makanan yang diterimanya juga jauh lebih
kecil.

 

 

 

Teman Khayalan Anak (tulisan u/ SINDO, terbit 20/11/07

November 20th, 2007 by ayank-dhj

MENYIKAPI KEHADIRAN “TEMAN KHAYALAN” PADA ANAK

 Munculnya teman khayalan pada
anak merupakan suatu hal yang umum terjadi terutama pada anak tunggal atau anak
pertama dalam suatu keluarga. Mungkin, anak anda juga memiliki teman khayalan
yang ia ciptakan sendiri.  Pada
kebanyakan kasus yang terjadi, teman khayalan anak muncul ketika mereka berusia
2,5 tahun sampai 4 tahun. Bentuk imajinatif dari teman khayalan anak dapat
berupa ‘orang’ khayalan atau ‘binatang’ khayalan tergantung dari masing-masing
anak. Kehadiran teman khayalan pada anak tidak selalu menunjukkan bahwa anak  sedang merasa kesepian, tetapi menunjukkan
pribadi anak yang imajinatif sehingga ia mampu untuk membuat teman bermain yang
tidak terlihat kasat mata.

 

Biasanya teman khayalan anak
dapat muncul pada waktu-waktu tertentu, misalnya hanya setiap hari libur atau
bahkan bisa menjadi teman yang akan muncul setiap saat menemani anak-anak anda.
Sebagai orangtua, anda tidak perlu merasa kuatir atau takut akan kehadiran
teman khayalan anak anda. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar terjadi pada
tahapan perkembangan mereka. Umumnya, teman khayalan anak akan menghilang
dengan sendirinya ketika anak sudah semakin matang dan berkembang, rata-rata
diusia 6 tahun. Di usia ini pula, teman khayalan umumnya akan tergantikan
dengan tugas-tugas sekolah yang lebih berat sehingga anak tidak lagi memikirkan
kehadiran teman khayalannya.

Manfaat kehadiran “teman khayalan” Untuk memahami fungsi kehadiran
teman khayalan anak, anda harus menyimak beberapa keuntungan yang dapat anda
peroleh dari kehadiran teman khayalan pada anak :

  • Teman
         khayalan dapat merangsang anak anda menjadi lebih kreatif dan imajinatif,
         terutama ketika anak anda sedang dalam taraf proses bermain pura-pura
         misalnya dokter-dokteran atau bermain masak-masakan. Hal ini juga akan
         mengurangi perasaan kesepian terutama bagi anak-anak yang tidak memiliki
         teman bermain dirumah.
  • Teman
         khayalan dapat menjadi tempat bagi anak anda untuk mencurahkan perasaanya
         atau menceritakan sesuatu yang ingin dirahasiakan terutama ketika tidak
         ada orang lain yang dapat ia percaya. Anda harus menyadari bahwa setiap
         anak memiliki rahasia yang tidak ingin ia bagi pada orangtuanya.
  • Teman
         khayalan dapat membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang normative,
         artinya anak anda belajar menyadari apa yang boleh dan tidak boleh
         dilakukan dalam lingkungan tertentu. Misalnya ia akan mengingatkan teman
         khayalannya untuk tidak berbicara ketika sedang makan karena hal ini tidak
         baik dilakukan saat makan, atau mengingatkan teman khayalannya untuk
         berdoa sebelum makan.
  • Teman
         khayalan dapat memberikan nilai postif bagi perkembangan emosi anak.
         Simaklah apa yang anak anda ceritakan tentang teman khayalannya, sehingga
         anda dapat menemukan petunjukan tentang perasaan anak yang sebenarnya
         misalnya perasaan takut ketika sendiri.
  • Kehadiran
         teman khalayal, membuat anak anda akan belajar untuk mengontrol dan
         memimpin ‘orang lain’, terutama jika selama ini anak merasa lebih banyak
         dikontrol oleh lingkungannya.

Bagaimana menyikapi
teman khayalan anak?

Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, anda sebagai
orangtua sebaiknya bersikap sewajarnya. Orangtua tidak perlu merasa kuatir atau
takut dengan kehadiran teman khayalan anak. Dari berbagai penelitian
menunjukkan adanya korelasi atau hubungan yang positif antara kepribadian dan
keberadaan teman khayalan anak. Mereka yang memiliki teman khayalan di masa
kecilnya, menunjukkan pribadi yang lebih kreatif, bahagia, mandiri dan
kooperatif dibandingkan dengan anak-anak yang tidak memiliki teman khayalan
masa kecil.

Sebagai orangtua, anda juga diharapkan tetap membuat batasan tertentu sehingga anak anda tidak
terlalu berlebihan dalam memperlakukan teman khayalannya. Beberapa aturan yang
harus anda perhatikan adalah sebagai berikut :

  • Jangan
         biarkan anak membuat teman khayalannya sebagai satu-satunya teman atau
         sahabat yang ia miliki. Pastikan anak anda dapat bersosialisasi dengan
         teman sebayanya. Apabila anda mencurigai bahwa anak anda tidak memiliki
         teman atau bahkan tidak tertarik untuk berinteraksi dengan orang lain,
         segera berkonsultasi dengan ahli perkembangan untuk mengetahui ada
         tidaknya hambatan perkembangan pada diri anak.
  • Ajarkan
         anak untuk tidak menyalahkan teman khayalannya atau bertanggung jawab atas
         suatu kejadian yang buruk, misalnya menyalahkan teman khayalannya atas
         peristiwa tabrakan yang terjadi di jalan raya. Namun, jika ia menyalahkan
         teman khayalannya karena tidak mencuci tangan sebelum makan anda tidak
         perlu berdebat dengannya karena hal ini menunjukkan sikap positif anak
         terhadap lingkungan. 
  • Hindari
         untuk menggunakan teman khayalannya untuk memanipulasi anak untuk mencapai
         tujuan yang anda inginkan. Misalnya dengan mengatakan, ‘Cha-cha (nama
         teman khayalan anak) sudah selesai mengerjakan tugas menggambarnya, kenapa
         Ade tidak menyelesaikan tugas Ade seperti Cha-cha?”
  • Biarkan
         anak anda yang memutuskan, kapan ia membutuhkan anda bersama-sama dengan
         teman khayalannya dan kapan saat ia membutuhkan privasi untuk berdua
         dengan teman khayalannya. Umumnya, anak  akan meminta anda menemaninya ketika ia
         menginginkan anda bermain bersama dengan teman khayalannya, anda dapat
         meresponnya dengan kata-kata “jadi, mama boleh ya main dengan Cha-cha?”

Sebagai orangtua, anda juga harus memperlakukan teman
khayalan anak anda dengan baik. Artinya anda harus mengingat namanya, berpura-pura
menyapanya dan meminta ijin apabila anda ingin duduk di samping teman
khayalannya. Hal ini akan membuat anak anda merasa dirinya di hargai dan
dihormati sekalipun teman tersebut hanya sesuatu hal yang imaginative

di suatu hari…

November 10th, 2007 by ayank-dhj

suatu hari, di suatu siang yang panas banget…temenku bertanya..secara dia masih single di usianya yang setahun ehm mungkin dua tahun di atas aku.."ayank, memangnya kalo nikah ada jaminan lo akan bahagia?"…ehm waduh aku sendiri mau jawab apa yah..waktu itu aku juga bingung..karena nikah aja baru 4 tahun..jadi lika liku dalam menikah belum banyak…masih panjang banget perjalanan…
trus..aku bilang, yaa..ada saatnya lo bahagia dan kadang-kadang juga enggak..terutama ketika lo dan pasangannya lo sedang "bertikai" (haha..istilahnya serem banget)….
bahagia itu terganttung banget kali yah…ada juga temen  yang menikah kayaknya bahagia banget..semuanya punya…apa aja ada tinggal minta sama suami, anak sepasang trus suaminya mature banget…dan itu dia katakan hidupnya bahagia setelah menikah..dibandingkan waktu single rasanya hidupnya monoton…pagi berangkat kerja, pulang, tidur, kerja lagi…ngebosenin…
trus ada juga temen aku yang bilang…gila ya mendingan gw gak usah kawin deh kalo tau begini..yang ada gw jadi suka berantem, marah-marah, BT..bisa-bisa gw penyakitan karena suami gw gak pengertian…kerjanya komplain melulu..
menutup pembicaraan dengannya, aku bilang…yah jadi semuanya kembali pada lo..kalau mencari kebahagiaan dengan menikah, carilah dan tata baik-baik hidup lo..tapi kalau belum siap mendingan lo mundur selangkah untuk maju sepuluh langkah ke depan, dari pada kebahagiaan yang lo cari semu semata…

bercermin pada klienku, seorang PRT

November 10th, 2007 by ayank-dhj

tiga bulan yang lalu, aku menerima klien di tempat praktek..ia seorang PRT..amat sangat jarang sekali tempat aku praktek menerima klien untuk berkonsultasi dari kalangan sosial-ekonomi dan pendidikan rendah, maklum lah area psikologi lebih banyak dimengerti dan dipahami oleh mereka yang berpendidikan cukup tinggi dengan standar ekonomi yang relatif baik..
sebut saja namanya ibu yanti..pada awal bertemu, aku bertanya asal mulanya ia sangat berkeinginan untuk memeriksakan anaknya pada seorang psikolog…ternyata ia bekerja pada seorang pengusaha yang lebih banyak berdomisili di US..keluhannya mengenai perkembangan anaknya yang bernama w disambut baik oleh si majikan sehingga ia mau membiayai pemeriksaan psikologis W sampai tuntas. Jika tidak, aku sangat berempati dan amat sangat rela untuk tidak dibayar demi ibu yanti yang sangat gigih…
ibu yanti menetap sementara di jakarta untuk menjaga rumah si majikan selama ia berada di US, hal ini juga dimanfaatkan ibu yanti untuk konsul..
ibu yanti sendiri berasal dari suatu dareh terpencil di jawa tengah dimana akses pendidikan dan kesehatan masih terbatas.
ibu yantu bercerita bahwa w lahir dalam keadaan gizi buruk..ia menceritakan bahwa w lahir dengan BB di bawah normal..ibaratnya seukuran botol dengan BB 1,7 kg, padahal usia kandungan ibu yanti cukup bulan untuk melahirkan..
w sama sekali tidak pernah mencicipi gurihnya susu baik ASI ataupun susu formula karena keterbatasan ekonomi..w hanya diberikan minum air dan gula!!..makanan tambahan juga tidak bergizi..sampai-sampai ibu yanti mengatakan w tumbuh apa adanya seperti tanaman liar yang tidak mendapatkan pupuk yang baik…
sekarang w berusia 7 tahun dengan ukuran tumbuh seperti anak berusia 3 tahun..semua perkembangannya terlambat beberapa tahun..w didiagnosa mengalami keterbelakangan mental…hal ini membuat ibu yanti merasa terpukul dan memohon agar aku bisa melakukan tindakan untuk mengoptimalkan kemampuannya, bahkan ia akan berusaha untuk bisa membeli segala macam obat atau vitamin yang berfungsi untuk mengoptimalkan otaknya…! rujukan untuk memasukkan w ke SLB belum dapat diterima ibu yanti karena alasan biaya atau transport ke sekolahan di kampung yang dirasakan cukup berat…..untuk pengeluaran tiap bulan di kampung ibu yanti haru merogoh uang sekitar 300 ribu..dan itu amat sangat berat ia keluarkan karena pekerjaan suaminya hanya sebagai petani sawah orang lain…untuk mengurangi biaya, ibu yanti mengantar kakak w ke sekolah dengan mengendarai sepeda yang dikayuh oleh ibu yanti sendiri selama 1 jam dari rumah!!…aku menarik nafas panjang….aku membayangkan diriku sendiri…kadang kala 300 ribu bisa dalam satu jam habis..atau untuk mengantar anakkku sekolah yang hanya berjarak kurang dari 1 kilo pun, aku mengeluarkan biaya yang signifikan..
yang hebat dari dari ibu yanti… dengan keterbatasannya, ia rela mengunjungi satu dokter ke dokter lainnya untuk memaksimalkan pengobatan anaknya..
kemarin ia menemuiku lagi, dan aku tidak memasukkannnya pada jadual praktek agar ia tidak perlu membayar biaya konsul..ternyata setelah menemui aku tiga bulan lalu, ia mendatangi dokter syaraf, ahli gizi, dokter THT dan terakhir terapis…sungguh…kejadian ini membuatku harus banyak mensyukuri nikmat Tuhan untuk keluargaku…dan yang pasti aku bercermin mengenai kegigihannya untuk berjuang demi anak-anaknya….

19/9/2003-19/9/2007=4 th Anniversary…!!

September 19th, 2007 by ayank-dhj

gak berasa 4 tahun merit..ehm kalo mau pake rumus hitungan yang bener sih..2 bulan penjajakan…3 tahun pacaran…4 tahun merit..semakin hari rasanya semakin cinta sama suami..banyak banget hal yang gak diduga dari sebuah pernikahan..dan semakin cinta rasanya setelah punya junior-junior lucu dan smart…
why i love him so much..?
-  orang yang sangat DOWN TO EARTH..sangat membumi..gak mentang-mentang anak seseorang yang (berpengaruh) trus jadi sombong..angkuh dan lain-lain yang nyebelin..gak banget deh..that’s why i love him so much…
- lelaki yang tenang dan mature banget….
- Romantis ( ehmm..tergantung..mostly gak hehe) menurut gw tingkat keromantisan gak bisa diukur dari seringnya ngasih buke bunga, ngajak candle light, membelai sana-sini di depan umum..atau ngumbar kata-kata i love you tiap saat…bahkan banyak banget yang ’sok romatis’ tapi..oo kamu ketahuan pacaran lagi.. waduh amit2 deh..
- Jago main alat musik…..jatuh cinta beratsss…
- Orangnya HOME SWEET HOME…gak ada tempat yang menurut dia paling the best di dunia selain RUMAH…
- mau belajar untuk jadi IMAM yang baik dalam keluarga..secara punya 2 anak laki yang akan modelling ke daddy-nya..
4 tahun masih muda…untuk ukuran anak balita masih banyak yang harus di eksplor..masih banyak adjustment yang harus dipelajari…masih banyak kerikil yang akan dilewati (alhamdulliah beberap diantaranya sudah bisa dilewati dengan mulus..)..masih banyak PR yang harus dikerjakan agar anak-anak tetap sehat, cerdas dan agamis..LOVE YOU Hub…

akhirnya gigi itu tumbuh juga..

September 17th, 2007 by ayank-dhj

alhamdulliah setelah melalui masa-masa merangkak, duduk, merambat akhirnya dua gigi susu bawah Hazzel tumbuh juga..aduh seneng banget…saatnya makan kasar gak perlu repot2 ngeblender..truz gak tau kenapa setiap gw ngomong lampu hazzel pasti cekikikan..ada apakah dengan lampu?..

lain lagi si abang sayang..bener2 terobses sama superHero..untuk saat ini dia tergila-gila dengan Superman..semua barang harus ada gambar superman..ke sekolah harus pake baju superman..(seperti saat gw ngetik..miniatur Supermannya ada di samping gw!)..si abang juga sudah mulai menjalanin tahapan perkembangan ‘melawan" fiuh cape deh..gw bilang A dia pasti bilang B..dan selalu ada sahutan…gak mau mama, nanti kalo aku..ini…kalo aku itu…(banyak banget deh alasen2 darren..)
lucunya tiap kali di tanya abang mau makan apa?…aku maunya Chicken little (maksudnya sih pengen ayam goreng)..tiap hari…gak ada bosennya..!!